Kesetaraan Gender, Bagian Penting Dari Proses Deradikalisasi Untuk Mencegah Aksi Terorisme
Suasana pagi itu di jalan Diponegoro – Surabaya, terlihat sepi. Walaupun begitu, gedung Gereja Kristen Indonesia (GKI) sudah ramai dipenuhi para jemaatnya. Rencananya, ibadah Minggu akan dimulai pada pukul 8 pagi. Tepat pukul 07.45 pagi, terlihat seorang Ibu yang menggandeng 2 orang anaknya yang masih kecil. Mereka berjalan dengan santai memasuki area gedung gereja. Tidak lama kemudian terdengar suara menggelegar yang mengagetkan banyak orang. Seorang satpam terlempar kebelakang, ketika mencoba mencegah aksi pemboman tersebut. Rupanya ledakan tersebut hanyalah ledakan pendahuluan. Tidak lama kemudian, terdengar ledakan kedua. Begitu kerasnya ledakan ini, sehingga membuat tubuh perempuan dewasa yang membawanya, terlempar keatas. Cerita diatas merupakan sedikit cuplikan dari peristiwa pemboman di hari Minggu, 18 Mei 2018. Peristiwa tragis yang bukan hanya terjadi pada satu gereja saja. Melainkan terjadi pada 3 gereja sekaligus. Sejak peristiwa bom Bali 1, peristiwa pemboman s...