Turut Merayakan Lebaran, di Tengah-Tengah Kebinekaan Bertetangga
Adzan maghrib sudah menggema, ketika Ibuku mulai menyiapkan beberapa rantang dan piring di meja makan. “ Ayo bantuin Ibu. Sebentar lagi kan para tetangga akan mengirimkan hantaran Lebaran, kayak tahun lalu,” seru Ibuku. Ya, ini adalah hari terakhir umat Islam berpuasa di bulan Ramadan ini. Walaupun keluarga kami bukanlah pemeluk agama Islam, namun dalam hidup bertetangga, kami juga turut merayakan Lebaran bersama-sama tetangga di sekitar rumah. Sudah menjadi tradisi berpuluh tahun bahwa jika sedang hari raya, maka umat yang merayakannya akan membagikan makanan ke tetangganya yang berlainan keyakinan. Ketika hari Natal tiba, kami pun selalu membagikan makanan atau kue ke beberapa tetangga yang berdekatan. Nah di hari terakhir bulan puasa ini, giliran para tetangga kami yang muslim untuk membagikan makanan kepada kami. Tidak kurang dari empat keluarga yang memberikan hantaran makanan kepada keluarga kami. Yang membuat hantaran tersebut terasa istimewa adalah bukan hanya karena merupakan ...